Peserta UTS dari kelompok Tari Ongke Manis bersama pengurus Sanggar Sekar Kencono. ( Foto : Sok Omni Publika/Lastri )
BATANG, OMNI PUBLIKA – Suasana ceria dan penuh antusiasme mewarnai markas Sanggar Tari Sekar Kencono yang berlokasi di Desa Polodoro, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, pada Minggu (27/9/2026). Puluhan siswa tari tingkat Madya tampak antusias mengikuti agenda Ujian Tengah Semester (UTS) guna mengukur sejauh mana penguasaan materi tari tradisional yang telah dipelajari selama beberapa bulan terakhir.
Kegiatan UTS berjalan dengan sangat meriah dan sukses. Para peserta tampil maksimal di panggung ujian dengan mengenakan busana serta properti tari lengkap, disaksikan oleh para penguji dan orang tua siswa.

Ujian evaluasi kali ini dikhususkan bagi kelas Madya dengan rangkaian jadwal ujian yang tertib dan tepat waktu:
- Tari Bang Bang: Dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Para peserta tampil percaya diri dengan properti tari khas yang dibawakan secara ciamik.
- Tari Ongkek: Digelar pukul 08.30 WIB. Menampilkan gerak tari yang lincah dan enerjik lengkap dengan atribut tarian.
- Tari Merak: Berlangsung pada pukul 09.30 WIB. Para penari tampil anggun memperagakan keindahan gerak burung merak dengan kibasan sampur yang berwarna-warni.
Seluruh siswa kelas Madya diwajibkan mengikuti evaluasi ini sebagai syarat untuk melangkah ke tingkat penguasaan materi selanjutnya. Uniknya, untuk mengikuti UTS ini, para penari tidak dibebani biaya besar, melainkan hanya membayar biaya kontribusi reguler seperti latihan biasa, yaitu sebesar Rp10.000,-.

Ketua Sanggar Tari Sekar Kencono, Sadana Aura Diva, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas penampilan seluruh anak didiknya yang dinilai sangat luar biasa.
“Semua peserta sudah tampil dengan sangat bagus dan maksimal. Mereka memberikan performa terbaiknya di kegiatan UTS hari ini. Evaluasi ini penting untuk melihat perkembangan teknik dan mental bertampil anak-anak,” ujar Mba Dana seusai kegiatan.
Mba Dana menambahkan, setelah menyelesaikan agenda Ujian Tengah Semester ini, para siswa tidak berhenti di sini. Mereka siap melangkah ke tahap berikutnya untuk menerima ragam materi tarian baru yang lebih menantang guna mengasah bakat dan melestarikan seni budaya tradisional di Kabupaten Batang.
Melalui kegiatan rutinitas UTS ini, Sanggar Tari Sekar Kencono Reban terus berkomitmen menjadi wadah pembentukan karakter, kreativitas, serta ruang pelestarian seni tari daerah bagi generasi muda sejak dini.


