banner 728x250

Siap-Siap Kaya Skill! Program PRIMA 2026 KEK Batang Cetak Tenaga Kerja ala Shenzhen

Peserta Program Program PRIMA 2026 di KEK Industropolis Batang ( Foto : Tangkapan Layar Laman Infobatang )

BATANG, OMNI PUBLIKA – Ambisi Indonesia untuk memiliki pusat megaindustri sekelas Shenzhen, Tiongkok, kini bukan lagi sekadar mimpi di atas kertas.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang atau yang dikenal sebagai Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) terus bergerak cepat melakukan transformasi masif. Tidak hanya membangun infrastruktur fisik dan pabrik-pabrik raksasa, KEK Batang kini fokus pada hulu yang paling krusial investasi manusia supaya kaya skill.

Tantangan dunia industri modern saat ini tidak lagi sekadar membutuhkan lulusan yang pintar secara akademis. Kesiapan mental, fisik yang tangguh, serta adaptabilitas tinggi menjadi penentu utama apakah seorang talenta lokal mampu bersaing di panggung global.

Menjawab kebutuhan tersebut, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang secara resmi telah menutup Program Resiliensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) 2026. Program inovatif ini dirancang khusus untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan riil industri modern saat ini.

Aspek-aspek menarik dari keberhasilan program ini antara lain :

Standar Baru Pendidikan Vokasi yang Adaptif

Seperti yang ditegaskan oleh Plt. Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Indri Septa Respati, kesiapan memasuki dunia kerja tidak lagi cukup jika hanya dibangun di dalam ruang kelas. Melalui PRIMA 2026, kawasan industri hadir langsung sebagai bagian utuh dari ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif dan responsif terhadap zaman.

Kolaborasi Multisektor Selama 5 Hari

Program intensif yang berlangsung selama 5 hari ini melibatkan 8 SMK dengan total 160 peserta beserta para tenaga pendidik. Tidak main-main, kurikulum pelatihannya menggabungkan berbagai keahlian dari latar belakang yang kuat yaitu :

1. Praktisi HR Korporasi Dunia yang bertugas Korporasi memberikan pembelajaran dan pembekalan langsung mengenai standar kerja internasional.

2. Tim Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) yang memberikan dukungan penuh untuk kesiapan mental kepemimpinan dan resiliensi para peserta.

3. Tenaga TNI bertugas untuk menempa kedisiplinan dan ketahanan fisik peserta agar memiliki etos kerja yang kuat.

Ratusan Lulusan SMK Langsung Terserap Kerja

Program PRIMA 2026 mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Batang dan Dinas Pendidikan Jawa Tengah karena dianggap menjadi blueprint atau standar baru keselarasan dunia pendidikan dan industri.

Dampak positifnya bahkan langsung terasa seketika program ini ditutup. 

Beberapa perusahaan besar yang beroperasi di kawasan KEK Industropolis Batang langsung menyerap ratusan lulusan SMK lokal yang ikut serta dalam program ini.

Langkah nyata ini semakin mengukuhkan posisi Industropolis Batang tidak hanya sebagai pusat investasi bertaraf dunia, tetapi juga sebagai ekosistem yang stabil, berkelanjutan, dan berpihak pada kemajuan masyarakat lokal.

Penulis: Lastri MeyditaEditor: Omni Publika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *