banner 728x250

KEK Industropolis Batang Siap Gelar Kejurnas Sprint Rally Putaran 4, Lintasan Pesisir Terpanjang Siap Guncang Otomotif Nasional

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, meresemikan Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 di halaman KEK Industropolis Batang. ( Foto : Tangkapan Layar Laman Pemkab Batang )

BATANG, OMNI PUBLIKA – Kabupaten Batang resmi mencatatkan namanya dalam peta otomotif nasional setelah ditunjuk sebagai tuan rumah ajang kejuaraan nasional (kejurnas) balap mobil bergengsi. Bintang Otomotif berkolaborasi dengan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang untuk menggelar Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 Tahun 2026.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 130 pereli papan atas dipastikan siap turun gelanggang. Mereka bakal menguji ketangkasan menaklukkan rute spesial sepanjang 5,5 kilometer dengan jarak tempuh lomba mencapai 5,3 kilometer yang mencatatkan rekor lintasan terpanjang hingga saat ini.

Pemerintah Kabupaten Batang menyambut hangat ajang berskala nasional tersebut dan berkomitmen memberikan dukungan penuh. Penyelenggaraan kejurnas ini dinilai menjadi bagian dari langkah strategis memajukan perekonomian serta potensi daerah.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada wilayah Batang, khususnya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau KEK Industropolis Batang.

“Kami mengucapkan terima kasih karena kawasan KITB dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Sprint Rally tingkat nasional. Harapan kita bersama, gelaran ini mampu menjadi daya dorong sekaligus penggerak roda ekonomi baru di Kabupaten Batang,” ungkapnya usai menghadiri konferensi pers di KEK Industropolis Batang, Jumat (11/9/2026).

Pihak Bintang Otomotif mengonfirmasi bahwa trek yang digunakan kali ini merupakan lintasan baru yang dirancang khusus selama lebih dari dua minggu. Menariknya, selain menyajikan tantangan teknis, lintasan ini juga menawarkan panorama spektakuler kawasan pesisir yang menghadap langsung ke laut lepas.

Pembina Bintang Otomotif, Irjen Pol (Purn) Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa seluruh tahapan persiapan diselenggarakan sesuai regulasi resmi dan mengedepankan standar keselamatan yang ketat.

“Sebagai warga Jawa Tengah, tentu kita sangat bangga. Dari sisi regulasi hingga kesiapan teknis di lapangan sudah kami cek secara menyeluruh. Keselamatan para pembalap maupun penonton tetap menjadi prioritas utama. Trek ini akan terus diuji coba untuk memastikan standar keamanan dan profesionalisme. Paling penting, event ini membawa nama baik dunia otomotif sekaligus daerah Jawa Tengah dan Batang,” tegas Agus.

Di sisi lain, potensi besar kawasan industri ini juga disadari oleh pengelola. Kepala Departemen Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang, Tanya Liwail Chamdy, mengungkapkan bahwa kawasan yang mulanya diproyeksikan murni untuk manufaktur ternyata menyimpan daya tarik sport tourism yang sangat menjanjikan.

“Saat awal membuka area ini dari perkebunan karet, lanskapnya memang sangat indah. Seiring berdirinya industri dan makin hidupnya komunitas, sektor pariwisata jadi bagian penting yang tak terpisahkan,” jelas Tanya.

Lanskap hijau berpadu dengan kontur jalanan yang variatif menjadi daya tarik alami yang tidak disangka-sangka sejak awal penyusunan rencana induk kawasan. Jalanan yang ada dan bentang alam sekitar membuat ajang otomotif serta wisata olahraga sangat berpotensi berkembang di sini.

Manajemen KEK Industropolis Batang pun optimistis bahwa kemitraan strategis ini dapat terus berlanjut. Pengelola berharap ajang balap di Batang tidak berhenti pada Putaran 4 saja, melainkan mampu merambah hingga ke tingkat kejuaraan internasional di masa depan.

 

Penulis: Lastri MeyditaEditor: Omni Publika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *