BATANG, OMNI PUBLIKA – Kemeriahan karnaval di Desa Pretek, Kecamatan Pecalungan, Batang berubah menjadi momen menegangkan. Sebuah Ogoh-Ogoh, patung raksasa simbol kejahatan yang menjadi salah satu daya tarik utama acara, tiba-tiba terbakar di tengah arak-arakan pada Selasa ( 25/08/2026).
Kejadian bermula ketika arak-arakan Ogoh-Ogoh baru saja melewati Jalan Raya Pretek, tepat di depan Balai Desa. Asap tebal tiba-tiba mengepul dari bagian kepala patung yang terbuat dari bahan-bahan yang mudah terbakar seperti styrofoam, kertas, dan anyaman bambu. Tak lama kemudian, api mulai membesar dan melalap bagian atas Ogoh-Ogoh tersebut, menciptakan kepanikan di kalangan penonton dan peserta karnaval yang berada di dekatnya. Berdasarkan informasi awal, kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh percikan api dari penggunaan flare oleh peserta karnaval yang terlalu dekat dengan patung.
Meskipun api cepat membesar, keberanian dan kesigapan peserta karnaval patut diacungi jempol. Mereka tidak panik, melainkan segera melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya. Air dari botol minuman, ember, dan bahkan pasir digunakan untuk menjinakkan api. Berkat tindakan cepat dan terkoordinasi ini, api berhasil dipadamkan sebelum melalap seluruh bagian Ogoh-Ogoh dan berpotensi merembet ke properti lain di sekitarnya. Tidak ada laporan korban luka dalam insiden ini.
Meskipun mengalami insiden mendebarkan, antusiasme peserta dan penonton karnaval di Desa Pretek tidak lantas surut. Setelah memastikan situasi aman dan Ogoh-Ogoh yang terbakar tidak lagi menimbulkan bahaya, karnaval diputuskan untuk dilanjutkan. Meskipun penampilannya tidak lagi sempurna, Ogoh-Ogoh tersebut tetap ikut dalam sisa arak-arakan, menjadi simbol tersendiri dari semangat pantang menyerah. Sorak sorai penonton kembali membahana seiring dengan berlanjutnya pertunjukan dari berbagai kelompok peserta lainnya. Karnaval Desa Pretek pun tetap berlangsung meriah hingga siang hari, menyisakan cerita unik namun penuh inspirasi tentang kebersamaan dan respon cepat warga.
Insiden terbakarnya Ogoh-Ogoh di Karnaval Desa Pretek menjadi pengingat akan pentingnya keamanan dan kehati-hatian dalam menyelenggarakan acara keramaian. Namun, di sisi lain, kejadian ini juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan kesigapan warga dalam menghadapi situasi darurat.












