banner 728x250

Geger Muktamar NU! Massa Luar Menerobos Arena Sidang Tambakberas, Bentrok Tak Terelakkan!

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, mendadak ricuh pada Minggu ( 30/08/2026 ). Foto : Tangkapan Layar Reel/Fachrul Razi )

JOMBANG, OMNI PUBLIKA –  Suasana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, mendadak mencekam pada Minggu siang. Ketenangan arena musyawarah tertinggi warga Nahdliyin tersebut pecah saat gelombang massa tiba-tiba menggeruduk lokasi sidang pleno, memicu aksi saling dorong hingga adu jotos yang sengit dengan petugas keamanan PBNU dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Kericuhan bermula sekitar pukul 12.00 WIB, tepat setelah pimpinan sidang mengetok palu pengesahan Aturan Tata Tertib (Tatib) Pemilihan Ketua Umum PBNU. Poin krusial dalam tatib tersebut menetapkan syarat ketat yaitu setiap calon Ketua Umum PBNU wajib nonaktif atau mengambil jeda minimal satu tahun dari kepengurusan partai politik maupun jabatan politik.

Aturan ketat inilah yang diduga menjadi pemantik utama amarah massa. Sekitar pukul 12.30 WIB, sekelompok orang yang mengenakan atribut kaus terbalik dari salah satu bakal calon bergerak beringas. Mereka melompati dan menerobos barikade pintu samping hingga berhasil menembus halaman depan Gedung Serbaguna Hasbullah Said.

Humas Muktamar, Muhammad Izzul Islam, mengonfirmasi bahwa kelompok yang memicu kegaduhan tersebut bukanlah peserta resmi yang memiliki hak suara maupun peninjau sah.

“Massa yang mengamuk bukan peserta resmi muktamar. Mereka mendesak masuk dan diduga kuat tidak terima dengan pengesahan aturan tata tertib tersebut,” tegas Izzul Islam di lokasi kejadian.

Mengetahui benteng keamanan jebol, barisan Banser bersama aparat keamanan bergerak cepat membentuk barikade rapat. Aksi saling dorong dan gesekan fisik tak terhindarkan saat Banser berupaya keras memukul mundur massa tak dikenal tersebut keluar dari area steril.

Meski sempat diwarnai kepanikan dan suasana mencekam, ketegasan petugas keamanan berhasil mengendalikan situasi dan memulihkan ketertiban. Agenda utama persidangan Muktamar ke-35 NU pun kembali dilanjutkan di bawah pengawalan ketat demi menjaga marwah musyawarah tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

 

Penulis: Lastri MeyditaEditor: Omni Publika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *