KUDUS, OMNI PUBLIKA – Tangisan mungil dari balik semak kebun pisang menggemparkan warga Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Sesosok bayi laki-laki ditemukan selamat di dalam sebuah kardus dengan kondisi terbungkus kain pada Jumat (4/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Bayi bernasib malang tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang kebetulan melintas di area perkebunan yang sepi dari permukiman penduduk.
Kapolsek Jati, AKP Subkhan, mengungkapkan bahwa suara tangisan bayi itulah yang menyelamatkan nyawanya. Diduga, bayi tersebut menangis lantaran kesakitan digigit semut di lokasi penemuan.
“Kalau bayi itu tidak menangis mungkin tidak ada yang tahu, karena memang tidak ada rumah warga di sekitarnya. Saat ditemukan memang ada semut,” ujar AKP Subkhan, Sabtu (5/9/2026).
Kondisi Kritis dan Penanganan Cepat
Saat ditemukan, bayi dengan panjang 46 sentimeter dan berat 2,8 kilogram itu masih memiliki bercak darah di tubuhnya. Kepolisian menduga bayi tersebut baru dilahirkan sekitar tiga jam sebelum ditemukan.

Selain kondisi lokasi yang tak layak, penanganan saat proses kelahiran bayi diduga dilakukan secara sembarangan hingga berisiko memicu infeksi.
“Bayi kan tiga jam sekali harus minum. Kemudian tali pusarnya juga sepertinya dipotong asal-asalan. Ini khawatir terjadi infeksi,” tegas Subkhan.
Guna menyelamatkan jiwanya, warga dan petugas sempat membawa bayi tersebut ke rumah salah satu warga sekitar untuk penanganan awal. Setelah situasi stabil, polisi langsung mengevakuasinya ke RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus agar mendapatkan perawatan medis intensif.
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi
Jajaran Polsek Jati kini bergerak cepat mengusut tuntas kasus pembuangan bayi ini. Pihak kepolisian telah mengumpulkan informasi awal dan meminta keterangan dari sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian.
AKP Subkhan mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait keberadaan orang tua maupun pelaku yang tega membuang bayi tersebut untuk segera melapor.
“Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara terang peristiwa penemuan bayi tersebut, sekaligus memastikan keselamatan dan hak-hak bayi tetap menjadi perhatian utama,” pungkasnya.












