BANDUNG, OMNI PUBLIKA — Yayasan Barqah Ihsan Ghanie (BIG Foundation) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan Berbagi Air Bersih bagi warga yang membutuhkan. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di Kp. Cireungit RT 02/RW 03, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Yayasan Barqah Ihsan Ghanie dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa akses air bersih.

Ketua Yayasan Barqah Ihsan Ghanie, Ilham Munazat Bhagea, menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi kehidupan dan kesehatan masyarakat.
“Berbagi air bersih bukan hanya tentang memberikan air, tetapi tentang menghadirkan kepedulian dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar. Hari ini kami menyalurkan 6.000 liter air bersih untuk warga Kp. Cireungit. Semoga dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan masyarakat,” ujar Ilham.
Antusiasme warga terlihat dalam proses pembagian air bersih. Sejumlah warga datang dengan membawa berbagai wadah untuk menampung air yang disalurkan menggunakan kendaraan tangki air.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari unsur kewilayahan dan aparat setempat. Kadus 2, Bapak Ikin, turut hadir dalam kegiatan bersama Deni Wahyudianto, Babinsa Koramil 09 Banjaran/Babinsa Desa Tanjungsari, Kecamatan Cangkuang.
Kehadiran unsur masyarakat dan aparat kewilayahan tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memastikan kegiatan sosial dapat berjalan dengan tertib serta tepat sasaran.
Selain program akses air bersih, Yayasan Barqah Ihsan Ghanie juga terus mengembangkan berbagai gerakan sosial dan pemberdayaan masyarakat, di antaranya Bank Sampah, Food Bank, Bank Infaq, serta dukungan terhadap pendidikan dan kesehatan.
Melalui kegiatan Berbagi Air Bersih ini, BIG Foundation berharap kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat dapat terus tumbuh dan melibatkan semakin banyak pihak.
“Setetes Air, Sejuta Kehidupan.”
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana. Ketika masyarakat, yayasan, dan unsur kewilayahan bergerak bersama, manfaat yang diberikan dapat dirasakan secara langsung oleh mereka yang membutuhkan.













