BANDUNG, OMNI PUBLIKA — Semangat kemerdekaan, keceriaan, dan kekompakan mewarnai kegiatan perlombaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di SPPG Bandung Cangkuang Tanjungsari.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh relawan SPPG Tanjungsari ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus menciptakan suasana kerja yang semakin solid dan harmonis.
Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala SPPG Rizal, bersama panitia pelaksana Iqbal, Santi, Yusuf, Soni, dan Rohmat, yang turut memastikan seluruh rangkaian perlombaan berlangsung meriah dan tertib
Berbagai perlombaan digelar dengan penuh antusias, di antaranya estafet air cup, estafet air spons, dan lomba mengambil uang di dalam tepung.
Dari berbagai perlombaan yang digelar, estafet air spons menjadi salah satu lomba yang paling seru sekaligus paling menunjukkan kekompakan para relawan.
Peserta harus bekerja sama memindahkan air menggunakan spons secara estafet hingga mencapai wadah yang telah disediakan. Kecepatan bukan satu-satunya kunci kemenangan. Setiap anggota tim harus mampu membangun komunikasi, menjaga ritme, dan saling mendukung.
Sorak-sorai dan gelak tawa pun pecah ketika air tumpah atau spons tidak berhasil membawa air secara maksimal. Namun, justru dari momen-momen tersebut terlihat semangat kebersamaan dan sportivitas seluruh relawan.

Lomba ini seolah menjadi gambaran sederhana bahwa keberhasilan sebuah tim tidak ditentukan oleh satu orang, melainkan oleh kemampuan seluruh anggota untuk bergerak bersama.
Kepala SPPG Tanjungsari, Rizal, menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan bukan semata-mata untuk mencari pemenang, tetapi menjadi sarana membangun hubungan yang lebih dekat di antara seluruh relawan.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang menang atau kalah. Yang paling penting adalah kebersamaan dan kekompakan. Dari lomba estafet air spons kita bisa melihat bahwa komunikasi dan kerja sama menjadi kunci untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Rizal.
Ia berharap semangat yang muncul dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Direktur Utama Alhans Corp, Ilham Munazat Bhagea, turut memberikan apresiasi kepada seluruh relawan yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat.
Menurut Ilham, kegiatan tersebut memiliki makna lebih besar daripada sekadar perlombaan.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan kebersamaan, kerja sama, dan memberikan kontribusi terbaik melalui pekerjaan dan pengabdian kita,” ujar Ilham.
Ilham juga memberikan perhatian khusus terhadap lomba estafet air spons.
“Saya melihat estafet air spons ini sangat menarik. Tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada komunikasi, kekompakan, saling percaya, dan saling mendukung. Begitu juga dalam bekerja di SPPG, tidak ada pekerjaan yang bisa diselesaikan oleh satu orang saja. Kita adalah satu tim,” ungkapnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan SPPG Tanjungsari.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh relawan SPPG Tanjungsari. Tetap jaga kekompakan, jaga semangat, dan terus berikan pelayanan terbaik. Jadikan kebersamaan hari ini sebagai kekuatan untuk bekerja lebih baik ke depannya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Maharat Khasah Mubarak, Dian Andayani, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mampu menghadirkan suasana penuh kekeluargaan di antara seluruh relawan.
Dian menyampaikan bahwa kegiatan sederhana seperti perlombaan 17 Agustus dapat menjadi sarana untuk membangun rasa memiliki, solidaritas, dan kekeluargaan dalam lingkungan kerja.
“Saya sangat mengapresiasi semangat seluruh relawan SPPG Tanjungsari. Hari ini kita melihat bukan hanya perlombaan, tetapi bagaimana seluruh relawan bisa tertawa, saling mendukung, dan bekerja sama. Ini adalah modal penting untuk membangun tim yang kuat,” ujar Dian.
Menurutnya, kekompakan yang terlihat dalam perlombaan harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.
“Jangan sampai kekompakan hanya ada ketika lomba. Semangat saling membantu, saling menghargai, dan saling menguatkan harus terus dibawa dalam pekerjaan. Karena keberhasilan SPPG adalah keberhasilan kita bersama,” tambahnya.
Dian juga mengajak seluruh relawan untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai penyemangat dalam memberikan pelayanan terbaik.
Selain estafet air spons, estafet air cup juga menjadi salah satu perlombaan yang menarik perhatian. Sementara lomba mengambil uang di dalam tepung menghadirkan suasana yang tak kalah menghibur dan mengundang gelak tawa para relawan.

Pada akhirnya, perlombaan 17 Agustus di SPPG Tanjungsari bukan sekadar ajang mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk tertawa bersama, saling menyemangati, mempererat persaudaraan, dan memperkuat teamwork.
Estafet air spons menjadi gambaran sederhana: ketika semua bergerak bersama, saling percaya, dan saling mendukung, tantangan akan terasa lebih ringan dan tujuan lebih mudah dicapai.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩
Merdeka! Semangat Bersama, Semangat Mengabdi!












