MAGELANG, OMNI PUBLIKA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Universitas Tidar (Untidar) terus merealisasikan program “Sekolah Hutan”. Saat ini, kegiatan difokuskan pada sanitasi dan pemetaan jalur hiking tahap pertama yang berlokasi di jalur baru pendakian Gunung Andong via Dusun Kudusan. Kegiatan pemetaan ini dilaksanakan pada Kamis (23/07/2026).
Ketua PPK Ormawa BEM FE Untidar, Dimas Alfareza, menyampaikan bahwa pelaksanaan program yang masih berjalan ini mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat setempat. Antusiasme warga Dusun Kudusan terlihat nyata melalui kegiatan gotong royong dan kerja bakti pembersihan jalur pendakian yang dilakukan berdampingan bersama para mahasiswa.
Menariknya, di tengah pelaksanaan kegiatan tersebut, turut hadir secara langsung Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari perguruan tinggi. Kehadiran Tim Monev Untidar tidak hanya untuk meninjau progres program mahasiswa yang sedang berjalan, tetapi juga untuk memetakan dan mengobservasi langsung potensi besar yang dimiliki oleh desa terkait.

Proses pemetaan jalur tahap pertama ini berjalan lancar dengan rute yang menawarkan variasi lanskap alam. Ekspedisi pemetaan dimulai dari titik awal di Dusun Kudusan, dilanjutkan dengan pendakian menuju kawasan hutan pinus yang asri di bagian atas dusun. Setelah itu, tim melintasi perkebunan kopi milik warga dan kawasan sabana terbuka. Perjalanan pemetaan melewati Pos 1, Pos 2, hingga Pos 3 terpantau aman tanpa kendala berarti.
Rencana pembukaan jalur pendakian ini juga disambut dengan penuh harapan oleh warga. Perwakilan masyarakat setempat, Pak Darman, menyampaikan bahwa inisiasi pembukaan jalur Gunung Andong via Kudusan ini dilakukan setelah melihat adanya potensi ekonomi yang tinggi.

“Kami melihat ada potensi ekonomi yang besar dari jalur ini. Harapannya, dengan dibukanya jalur pendakian, akan tumbuh kegiatan pariwisata di desa kami yang nantinya bisa menggerakkan roda perekonomian warga lokal,” ungkap Pak Darman.
Selain potensi pemberdayaan ekonomi, daya tarik utama dari jalur Kudusan adalah pesona wisata alamnya yang luar biasa. Sepanjang jalur, para pendaki akan disuguhkan lanskap alam yang sangat indah. Bahkan, karakter visual dan panorama sabana di jalur Andong via Kudusan ini digadang-gadang hampir menyerupai keindahan Gunung Merbabu via jalur Thekelan.
Melalui kolaborasi yang terus dibangun antara mahasiswa, pihak kampus, dan tingginya antusiasme warga desa, pengembangan jalur Gunung Andong via Kudusan ini diproyeksikan akan menjadi destinasi ekowisata unggulan baru yang wajib dikunjungi oleh para pegiat alam di masa mendatang.














