BATANG, OMNI PUBLIKA – Lapangan Desa Pecalungan mendadak dipenuhi semangat membara dari ratusan anggota Pramuka Penggalang yang siap melangkah ke jenjang Penegak. Pada Kamis pagi (30/7/2026), SMK Ma’arif NU Pecalungan secara resmi membuka kegiatan Penerimaan Penegak Tamu Ambalan (PPTA) sekaligus Pengukuhan Ambalan.
Kegiatan yang menjadi tradisi tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari penuh, mulai dari Kamis, 30 Juli hingga Sabtu, 1 Agustus 2026.
Mengusung tema utama RAKA RANI (Raka: Rajin, Aktif, Kreatif dan Rani: Rajin, Aktif, Berani), kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk menyambut siswa-siswi baru, mentransisi karakter dari Penggalang menuju Penegak, serta membentuk generasi muda yang mandiri, berkarakter kuat, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
Khidmat dalam Adat Ambalan dan Penyematan Peserta
Suasana upacara pembukaan berlangsung sangat khidmat. Acara diawali dengan prosesi sakral Pembukaan Adat Ambalan oleh Dewan Pemangku Adat, disusul dengan pembacaan Tri Satya dan Dasa Darma yang bergema di seluruh area lapangan.
Momen penting terjadi saat dilakukan penyematan tanda peserta secara simbolis, menandai dimulainya perjuangan dan petualangan para peserta selama tiga hari ke depan.
Upacara ini turut dihadiri oleh jajaran tamu undangan penting, di antaranya Kepala SMK Ma’arif NU Pecalungan, dewan guru, Kepala Desa Pecalungan, serta Ketua Kwartir Ranting (Ka Kwarran) Pecalungan, Bapak Sarwono, yang bertindak langsung sebagai Pembina Upacara.

Pramuka Adalah Ujung Tombak Penerus Bangsa
Dalam amanatnya, Ka Kwarran Pecalungan, Bapak Sarwono, memberikan motivasi berharga bagi para peserta didik baru. Beliau menegaskan bahwa gerakan Pramuka memainkan peran kunci dalam pembangunan karakter generasi muda.
“Pramuka adalah generasi muda yang sangat dibutuhkan oleh pemerintah dan negara, karena pemuda adalah ujung tombak penerus bangsa,” tegas Bapak Sarwono.
Beberapa poin penting yang disampaikan oleh Pembina Upacara antara lain:
- Adaptasi Jenjang Baru: Peserta diimbau untuk segera menyesuaikan diri di lingkungan SMK Ma’arif NU Pecalungan. Status mereka kini telah meningkat satu tingkat lebih tinggi di atas SLTP/SMP.
- Penerus Kepramukaan: Para peserta dituntut menjadi penerus estafet kegiatan Pramuka di Kecamatan Pecalungan, baik di jalur Pramuka Umum maupun Pramuka Saka Bakti Husada.
- Tradisi Prestasi: Bapak Sarwono mengapresiasi rekam jejak Pramuka SMK Ma’arif NU Pecalungan yang telah banyak mengharumkan nama baik Kwarran Pecalungan di tingkat kecamatan hingga kabupaten. Hal ini tak lepas dari peran para pembina SMK Pecalungan yang sudah sangat berpengalaman.
- Sikap Menghormati: Seluruh peserta diminta untuk menghormati seluruh rangkaian kegiatan di sekolah, baik kegiatan Pramuka maupun kegiatan keagamaan dan akademik lainnya.
Apresiasi Peningkatan Peserta Didik Baru
Di akhir amanatnya, Bapak Sarwono menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran SMK Ma’arif NU Pecalungan atas capaian luar biasa pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini, yang mengalami peningkatan jumlah siswa yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Beliau juga mengajak para peserta untuk bangga dan aktif mengajak rekan-rekan mereka untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar SMK Ma’arif NU Pecalungan.
Upacara ditutup dengan pesan agar seluruh peserta dapat menjaga kesehatan, kekompakan, serta mentaati semua tata tertib dan aturan yang berlaku selama kegiatan berlangsung hingga Sabtu mendatang.
Selamat melaksanakan PPTA dan Pengukuhan Ambalan! Semoga lahir Pramuka Penegak yang sejati: Rajin, Aktif, Kreatif, dan Berani (RAKA RANI)!














