banner 728x250

Khidmat dan Penuh Berkah, Ribuan Jemaah dari Berbagai Daerah Padati Haul Bawang

Acara Haul Bawang digelar khusus untuk mengenang jasa besar As Syahid Al Habib Idrus bin Husein Shahab serta para masyayikh Bawang yang telah berjasa menyebarkan dakwah Islam di tanah Jawa.

Anggota DPR RI sekaligus Dewan Pakar PKS Rizal Bawazier tampak berjalan berdampingan dalam rombongan bersama Habib Idrus bin Alwy AlBahr Pekalongan serta para ulama terkemuka lainnya (Foto : Tangkapan Layar Laman IG Rizal Bawazier)

BATANG, OMNI PUBLIKA  – Suasana khidmat dan penuh berkah menyelimuti Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang. Ribuan jemaah dari berbagai penjuru, mulai dari Batang, Pekalongan, hingga daerah lainnya, berbondong-bondong menghadiri perhelatan keagamaan tahunan Haul Bawang.

Acara ini digelar khusus untuk mengenang jasa besar As Syahid Al Habib Idrus bin Husein Shahab serta para masyayikh Bawang yang telah berjasa menyebarkan dakwah Islam di tanah Jawa.

Tradisi tahunan yang sarat akan nilai sejarah dan spiritual ini dilaksanakan tepat setelah rangkaian Haul Wonobodro selesai. Antusiasme masyarakat terlihat sangat luar biasa, di mana panitia mencatat kehadiran sekitar 1.000 hingga 1.500 peserta yang memadati seluruh rangkaian acara sejak pagi hingga menjelang waktu zuhur.

Merajut Sejarah dan Perjuangan Melawan Penjajah

Haul Bawang bukan sekadar ritual doa bersama biasa. Bagi masyarakat setempat, momentum ini adalah jembatan untuk mengingat kembali sejarah perjuangan para ulama di masa lampau. Berdasarkan penuturan lisan yang diwariskan secara turun-temurun oleh para sesepuh, Al Habib Idrus wafat setelah dikejar oleh kolonial Belanda demi mempertahankan syiar Islam dan tanah air.

Anggota DPR RI sekaligus Dewan Pakar PKS, Rizal Bawazier, yang tidak pernah absen menghadiri Haul Bawang dalam empat tahun terakhir, turut hadir di tengah-tengah jemaah. Ia tampak berjalan berdampingan dalam rombongan bersama Habib Idrus bin Alwy AlBahr Pekalongan serta para ulama terkemuka lainnya.

“Bagi saya, haul Bawang tidak sekadar menghormati ulama, tapi juga mengenang sejarah perjuangan ulama pada masa penjajahan. Banyak yang bisa kita ambil untuk dipelajari dari sini, mulai dari sejarah dakwah Islam hingga peran ulama di masa penjajahan. Semoga Haul ini tetap selalu ada dan membawa manfaat,” ujar Rizal Bawazier di sela-sela acara, Minggu (5/7/2026).

Rangkaian Acara yang Khidmat dan Gotong Royong Warga

Kebersamaan dan gotong royong warga Bawang menjadi kunci suksesnya acara ini. Sejak pagi hari, warga bahu-membahu menyiapkan segala kebutuhan logistik dan konsumsi bagi ribuan tamu yang hadir.

Sebagai shahibul bait (tuan rumah), Pengasuh Pondok Pesantren Al Khafifiyah,  Nafiul Athfal atau yang akrab disapa Gus Nafi, menyambut hangat kedatangan para ulama dan jemaah. Rombongan dari Pekalongan dan daerah lain terlebih dahulu berkumpul di pondok pesantren sebelum bersama-sama melakukan longmarch yang syahdu menuju kompleks pemakaman.

Rangkaian kegiatan haul ini meliputi

  • Perjalanan/kirab dari Masjid Besar Baitul Muttaqin Bawang menuju makam As Syahid Al Habib Idrus bin Husein Shahab dan para masyayikh Bawang.
  • Pembacaan Dalailul Khairat, Yasin, dan tahlil di kompleks pemakaman.
  • Pembacaan maulid serta pemaparan sejarah tokoh yang dipusatkan di Masjid Baitul Muttaqin Bawang.

Selain mendoakan Habib Idrus, momentum ini juga digunakan untuk mendoakan para masyayikh setempat, termasuk pendiri Pondok Pesantren Al Khafifiyah.

Gus Nafi menegaskan bahwa Haul Bawang adalah momentum penting untuk memperkuat hubungan silaturahmi yang telah terjalin bertahun-tahun antara masyarakat Bawang dengan para habaib Pekalongan. Ia berharap nilai-nilai perjuangan para pendahulu bisa diserap dengan baik oleh generasi muda.

“Semoga Haul Bawang terus berkembang pada masa mendatang. Saya ingin semakin banyak masyarakat mengenal sejarah ulama setempat. Jasa para ulama harus terus dikenang oleh generasi muda; semangat perjuangan mereka tidak boleh hilang ditelan zaman,” pungkas Gus Nafi penuh harap.

Penulis: Lastri MeyditaEditor: Omni publika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *