Penampilan peserta Gelar Tari dan Uji Pentas ke- 2 Tahun 2026 Sanggar Tari Sekar Kencono pada Sabtu ( 20/06/2026 ). ( Foto : Dok Omni Publika/lastri )
BATANG, OMNI PUBLIKA – Suasana Halaman Kecamatan Limpung mendadak meriah dan penuh warna. Ratusan penari dari berbagai usia berkumpul untuk menyukseskan gelaran bergengsi Gelar Tari dan Uji Pentas ke-2 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Sanggar Tari Sekar Kencono Kabupaten Batang. Acara yang berlangsung dari siang hingga malam hari ini sukses menyedot perhatian masyarakat setempat.
Dimulai dengan Kirab Budaya yang Semarak
Kemeriahan acara sudah terasa sejak pukul 15.00 WIB. Sebagai pembuka, seluruh peserta yang berjumlah sekitar 250 penari dari berbagai wilayah di Kabupaten Batang mengikuti kirab budaya yang mengitari Alun-alun Limpung.
Dengan kostum tari tradisional yang anggun dan penuh warna, para peserta berhasil memukau warga yang memadati sepanjang rute kirab.

Setelah kirab selesai, panggung utama yang megah langsung diisi oleh unjuk bakat para peserta. Mulai dari penari usia TK, SD, SLTP, hingga SLTA bergantian naik ke atas panggung untuk menampilkan keluwesan gerak mereka.
Menampilkan 38 Tarian Tradisional dan Kejutan dari Wali Murid
Secara total, ada 38 penampilan tari yang disuguhkan dalam uji pentas kali ini. Panggung bergoyang dengan keindahan ragam tari klasik dan kreasi, seperti Tari Gambyong, Denok Deblong, Tari Nyai Brintik, Canduk Serwawung, Kitiran, Sekar Rinonce, Tari Pangpung, Tari Ongkek Manis, dan masih banyak lagi.

Menariknya, panggung tidak hanya milik anak-anak. Ada persembahan spesial dari wali murid yang ikut turun langsung membawakan Tari Hanoman Obong, memberikan kejutan sekaligus apresiasi luar biasa bagi seluruh penonton yang hadir.
Sejalan dengan kemeriahan tersebut, visual panggung yang megah dengan pencahayaan dramatis dan latar belakang bertuliskan “Gelar Tari dan Uji Pentas ke-2 2026 Sanggar Tari Sekar Kencono” juga menambah keindahan dari penampilan para peserta.
Perkembangan Pesat Sanggar Tari Sekar Kencono
Ketua Sanggar, Sadana Aura Diva, mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme para peserta. Sementara itu, dalam sambutannya, Sadana menyampaikan bahwa “Sanggar Sekar Kencono kini terus berkembang pesat.
“Saat ini, sanggar memiliki total 370 anggota dari berbagai kecamatan di Kabupaten Batang, bahkan juga dari Sukorejo Kabupaten Kendal” Ujarnya.
Pusat sanggar terletak di Desa Polodoro Kecamatan Reban dan kini telah melebarkan sayapnya dengan membuka cabang, salah satunya di Desa Rejosari Barat Kecamatan Tersono. Menariknya, daya tarik sanggar ini tidak hanya memikat warga lokal Batang, tetapi juga menarik minat siswa dari luar daerah, seperti Sukorejo, Kabupaten Kendal.

Sadana juga menyampaikan harapan besar agar seni tari tradisional ini terus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah setempat agar dapat terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
“Kami berharap dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah maka kesenian Tari akan terus berkembang ditengah masyarakat” katanya.
Menurutnya, menumbuhkan keberanian anak-anak untuk tampil di atas panggung terbuka seperti ini sudah merupakan sebuah prestasi yang sangat membanggakan.
Dihadiri Pejabat Daerah dan Penganugerahan Penari Terbaik
Acara ini tergolong istimewa karena dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Batang, Perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batang, Perwakilan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Batang, Ketua FSST (Forum Silaturahmi Sanggar Tari Kabupaten Batang ), Unsur Muspika Kecamatan Limpung, Kepala Desa Limpung, Desa Polodoro, dan Desa Rejosari, Kepala Sekolah dari tingkat TK hingga SLTA di wilayah Kecamatan Limpung, Segenap pengurus sanggar, wali murid dan masih banyak lagi.
Sebagai bentuk motivasi dan apresiasi atas dedikasi para siswa, acara ditutup dengan momen yang paling dinantikan, yaitu Penganugerahan dan Pemberian Penghargaan untuk Para Penari Terbaik di setiap angkatan.
Penghargaan ini diharapkan dapat memicu semangat para generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan kebudayaan asli Indonesia.














