BANDUNG, OMNI PUBLIKA – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Yayasan Barqah Ihsan Ghanie (BIG Foundation) kembali menghadirkan program sosial Bekam Gratis bagi warga Bandung Raya. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses sekaligus memperluas manfaat berbagi kebaikan kepada masyarakat.
Program Bekam Gratis ini bertujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh terapi bekam secara aman, higienis, dan ditangani oleh terapis yang berpengalaman. Selain sebagai ikhtiar menjaga kesehatan, kegiatan ini juga menjadi media edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat dan upaya pencegahan penyakit.
Ketua Yayasan Barqah Ihsan Ghanie, Ilham Munazat Bhagea, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi nilai-nilai kepedulian sosial yang terus dikembangkan oleh yayasan.
“Kami meyakini bahwa berbagi tidak selalu dalam bentuk materi. Memberikan akses layanan kesehatan kepada masyarakat juga merupakan bagian dari sedekah dan ikhtiar menghadirkan manfaat bagi sesama. Melalui program Bekam Gratis ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat berbagi kebaikan,” ujarnya.
Terapi bekam telah lama dikenal sebagai salah satu terapi komplementer yang digunakan untuk membantu meredakan keluhan nyeri otot, meningkatkan relaksasi, serta membantu melancarkan sirkulasi darah. Sejumlah penelitian menunjukkan terapi bekam memiliki potensi sebagai terapi pendamping pada beberapa kondisi kesehatan, meskipun tetap tidak menggantikan pemeriksaan maupun pengobatan medis yang diperlukan.
Kegiatan sosial ini terbuka bagi masyarakat Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi dengan kuota peserta yang telah ditentukan. Seluruh pelayanan diberikan secara gratis sebagai bagian dari program filantropi Yayasan Barqah Ihsan Ghanie.
Melalui program ini, Yayasan Barqah Ihsan Ghanie berharap semakin banyak masyarakat yang terbantu dalam menjaga kesehatan sekaligus mempererat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan budaya saling berbagi.











