Jenazah Chandra Waskito, pemilik konter Ponsel Royal Ambarawa ditemukan di dalam mobil miliknya di Grobogan ( Foto : FB/Gegezz A )
AMBARAWA, OMNI PUBLIKA – Tirai misteri yang menyelimuti hilangnya Candra Waskito (25), pemilik konter ponsel Royal Phone Ambarawa, akhirnya terkuak dengan cerita yang tragis. Pria muda yang dikenal giat membangun usahanya itu ditemukan tewas mengenaskan di dalam bagasi mobilnya sendiri. Lebih memilukan lagi, tabir di balik tindak kejahatan ini menyeret nama yang tak asing yaitu teman korban sendiri.
Kecurigaan dari Pintu yang Tertutup Rapat
Tabir misteri ini pertama kali terkuak pada Kamis (6/8). Hari yang seharusnya berjalan biasa di konter Royal Phone mendadak penuh tanda tanya ketika para karyawan mendapati tempat kerja mereka masih terkunci rapat dan tak kunjung buka.
Rasa curiga mendorong mereka untuk mendobrak pintu. Pemandangan di dalam sungguh mengejutkan kondisi konter berantakan, sementara sang pemilik, Candra, menghilang tanpa jejak bersama mobil Honda Jazz miliknya.
Penemuan Misterius di Gudang Kosong Grobogan
Di hari yang sama, puluhan kilometer dari Ambarawa, sebuah mobil Honda Jazz abu-abu tanpa pelat nomor mencuri perhatian warga Dusun Tembelingan, Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Mobil tersebut terparkir tanpa penghuni di depan sebuah gudang kosong sejak pagi pukul 06.30 WIB.
Hingga sore hari, mobil tak kunjung bergeser. Warga yang curiga segera melapor ke pihak berwajib. Ketika petugas datang dan mengintip melalui kaca kendaraan yang tidak terkunci itu, sebuah pemandangan mengerikan terhampar di bagian bagasi sosok tubuh manusia terbujur kaku dengan kepala terbungkus plastik kresek hitam dan penuh luka.
Sebelum penemuan itu, saksi sempat melihat dua pria asing bermasker membakar barang-barang yang diduga kaus dan ponsel di tempat sampah seberang jalan, sebelum akhirnya menghilang dengan berjalan kaki.
Konfirmasi Identitas dan Gerak Cepat Kepolisian
Teka-teki identitas jenazah akhirnya terjawab tegas. Kapolres Semarang AKBP Heru dan Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia mengonfirmasi bahwa jasad yang berada di dalam Honda Jazz bernopol asli AD-1398-YJ tersebut adalah Candra Waskito.
Tak butuh waktu lama bagi tim gabungan Polres Semarang bersama Subdit Jatanras dan Inafis Ditreskrimum Polda Jateng untuk melacak jejak pelaku. Pada Jumat (7/8), dua orang terduga pelaku berhasil dibekuk di lokasi berbeda, yaitu Kota Semarang dan Ambarawa.
Tragedi ini menjadi pengingat pahit tentang dalamnya pengkhianatan, di mana ikatan pertemanan justru berujung pada akhir hayat seorang pengusaha muda. Pihak kepolisian kini terus mendalami motif di balik aksi keji yang mengguncang warga Ambarawa ini.














