MAGELANG,OMNI PUBLIKA – Suasana riuh dan gelak tawa mewarnai perayaan menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 di Dusun Pasanggrahan, Desa Tirto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, pada Minggu (2/8/2026). Kemeriahan ini merupakan hasil kolaborasi apik antara warga setempat dengan tim mahasiswa dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi (BEM FE) Universitas Tidar (Untidar).
Kegiatan lomba semarak kemerdekaan tersebut sukses menyedot perhatian seluruh lapisan masyarakat Dusun Pasanggrahan. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, dibuktikan dengan partisipasi aktif dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang tak mau ketinggalan memeriahkan acara sejak pagi hari.

Dalam perayaan kali ini, panitia gabungan menghadirkan enam jenis perlombaan yang unik dan mengundang tawa. Beberapa perlombaan yang menjadi pusat perhatian di antaranya adalah balap karung menggunakan helm, balap ‘trenggiling’ kardus, hingga lomba makan kerupuk yang dimodifikasi menggunakan kail pancing. Keunikan lomba-lomba tersebut sukses mencairkan suasana dan mempererat keakraban antarwarga.
Ketua Karang Taruna Dusun Pasanggrahan, Adi, menyampaikan apresiasi dan rasa puasnya atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kesuksesan acara tidak lepas dari kerja sama yang solid dari berbagai pihak.
“Kegiatannya sangat seru dan ramai luar biasa. Agenda lomba Agustusan pada hari ini adalah wujud nyata sinergi yang baik dari Karang Taruna, masyarakat desa, Tim PPK Ormawa BEM FE Untidar, dan juga Sustainova BEM FE,” ujar Adi saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Keterlibatan Tim PPK Ormawa BEM FE Untidar dan Sustainova BEM FE dalam kegiatan masyarakat ini bukan sekadar untuk meramaikan, tetapi juga sebagai bentuk nyata pengabdian dan membaurnya mahasiswa dengan denyut nadi kehidupan warga desa. Melalui kegiatan yang memupuk semangat gotong royong dan nasionalisme ini, diharapkan ikatan silaturahmi antara civitas akademika Untidar dan masyarakat Desa Tirto dapat terus terjalin erat.
Sumber : Dimas Alfareza














