CIANJUR, OMNIPUBLIKA — Upaya memperkuat lingkungan pelayanan publik yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika terus diperkuat melalui kolaborasi antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cianjur dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibeber Sukaraharja. Kegiatan bertajuk “Informasi dan Edukasi P4GN serta Skrining Bersih Narkoba” digelar sebagai bentuk sinergitas lintas sektor dalam mendukung pelayanan gizi yang profesional dan berintegritas.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Cianjur, M. Affan Eko B.S., S.IP., M.Si., bersama jajaran Relawan SPPG Sukaraharja, pengawas distribusi, serta perwakilan yayasan pengelola.
Dalam sambutannya, Kepala BNN Kabupaten Cianjur, M. Affan Eko B.S., S.IP., M.Si., menegaskan bahwa pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pelayanan sosial dan pemenuhan gizi.
“Sinergitas ini menjadi langkah penting dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan bebas narkoba. Pelayanan kepada masyarakat harus dijalankan oleh sumber daya manusia yang memiliki integritas serta komitmen terhadap pola hidup sehat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keterbukaan dan komitmen SPPG Sukaraharja dalam mendukung program edukasi serta skrining bersih narkoba sebagai bagian dari penguatan tata kelola pelayanan.
Perwakilan Yayasan sekaligus PIC kegiatan, Ricka Wulandari, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BNN Kabupaten Cianjur menjadi bentuk nyata dukungan yayasan terhadap program pemerintah dalam menciptakan lingkungan pelayanan yang aman dan berkualitas.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah preventif dan edukatif. Harapannya, seluruh unsur di lingkungan SPPG dapat semakin memahami pentingnya menjaga profesionalitas, kesehatan, dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala SPPG Sukaraharja, M. Rezki, menilai kegiatan edukasi dan skrining tersebut memberikan dampak positif terhadap penguatan kedisiplinan serta budaya kerja di lingkungan SPPG.
“Program ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan pelayanan pemenuhan gizi yang sehat, bersih, dan terpercaya,” ungkapnya.
Pengawas Distribusi sekaligus Asisten Lapangan (Aslap), Deden R.S., turut menegaskan pentingnya pengawasan distribusi pelayanan yang berjalan secara profesional dan bebas dari pengaruh negatif narkotika.
Menurutnya, kualitas pelayanan kepada masyarakat sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang terlibat di lapangan.
“Kami mendukung penuh langkah BNN Kabupaten Cianjur dalam memberikan edukasi serta pengawasan agar seluruh proses pelayanan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan terpisah, Non Mitra Yayasan Aldhi Hans Sejahtera yang dipimpin oleh Ilham Munazat B., M.M., C.KM., juga menyampaikan dukungan terhadap penguatan sinergitas lintas lembaga dalam menciptakan sistem pelayanan sosial dan kemasyarakatan yang sehat, profesional, dan bebas narkoba.
Kolaborasi antara BNN Kabupaten Cianjur dengan SPPG Sukaraharja diharapkan menjadi model penguatan sinergitas antarinstansi dalam mendukung program pelayanan publik yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga pada pembentukan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan berintegritas.
Dengan adanya kegiatan edukasi P4GN dan skrining bersih narkoba tersebut, seluruh pihak berharap terciptanya budaya kerja yang semakin profesional sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan.














