
Pemberian Makan Bergizi Gratis kepada penerima Manfaat dari kelompok Bumil, Busui dan Balita non-PAUD oleh salah satu SPPG di Kecamatan Bandar ( Foto: Tangkapan Layar IG SPPG Tambahrejobandar)
BATANG, OMNI PUBLIKA – Pemerintah Kabupaten Batang memperluas jangkauan Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memprioritaskan kelompok rentan 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita non-PAUD. Langkah ini diambil untuk memastikan pemenuhan gizi yang merata di luar sektor pendidikan.
Joko Prasetijo, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, mengungkapkan bahwa hal ini dilakukan merujuk pada Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2026 dari Kepala Badan Gizi Nasional.
Adapun Kelompok sasaran 3B itu meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD atau balita yang belum masuk lembaga pendidikan. Ini yang menjadi sasaran yang kami kelola,” ujar Joko.
Dalam pelaksanaannya, DP3AP2KB bekerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Batang untuk memverifikasi data penerima manfaat. Beliau menjelaskan bahwa satu unit SPPG mempunyai kapasitas layanan yang cukup besar setiap harinya.
“Setiap satu SPPG dapat melayani hingga 500 sasaran 3B dalam satu hari,” jelasnya.
Pemerintah juga menerjunkan Penyuluh KB dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) ke titik-titik distribusi seperti balai desa atau balai RT/RW untuk membantu penyaluran Makan Bergizi Gratis bagi Bumil, Busui dan Balita non-PAUD.
Harapannya dengan adanya program ini akan memberikan dampak yang labih baik untuk perkembangan anak anak Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Batang.














