banner 728x250

Upaya Pemulihan Ikan Lokal Pemkab Batang Gelar Aksi Pembersihan Ikan Sapu Sapu di Aliran sungai

Petugas Dinas Kelautan dan Perikanan sedang menangkap ikan Sapu Sapu di Aliran sungai Jalan Ahmad Yani Kabupaten Batang ( Foto : Tangkapn layar Fb Batang Info )

BATANG , OMNI PUBLIKA – Pemerintah Kabupaten Batang bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) menggelar gerakan pembersihan ikan sapu-sapu di aliran sungai Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kauman, Kabupaten Batang, Kamis (7/5/2026).

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem sungai sekaligus menekan populasi ikan sapu-sapu yang dinilai mengancam keberadaan ikan lokal.

Batang Hermanto, Sekretaris Dislutkan mengatakan, gerakan bersih bersih sungai ini melibatkan berbagai instansi dan elemen masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari wilayah Kelurahan Kauman hingga sekitar kompleks kabupaten. Kegiatan ini melibatkan sekitar 60 personel di beberapa titik.

“Ada beberapa instansi yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain DLH Kabupaten Batang, DPUPR, Satpol PP, Satpol Airud, Polres Batang, Pos TNI AL, Kelurahan Kauman, serta sejumlah komunitas masyarakat,” jelasnya.

Ikan sapu-sapu termasuk spesies invasif yang dapat merusak keseimbangan ekosistem sungai karena populasinya berkembang sangat cepat dan mengganggu habitat ikan lokal.

Selain itu, ikan Sapu sapu juga tidak dianjurkan untuk dimakan karena berpotensi mengandung logam berat yang membahayakan kesehatan.

“Populasi ikan sapu-sapu yang terus meningkat dapat mengancam ikan lokal dan merusak ekosistem sungai. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan ikan dengan ukuran bervariasi, mulai dari 200 gram hingga hampir 1 kilogram per ekor,” terangnya.

Ikan-ikan yang sudah ditangkap tersebut direncanakan akan dimusnahkan dengan cara dibakar guna mencegah penyebaran kembali.

Suryandaru selalu Lurah dari Kelurahan Kauman mengatakan, kegiatan ini berawal dari keluhan warga yang sering melihat banyak ikan sapu-sapu di sungai kawasan Jalan Ahmad Yani.

Banyak warga yang mengeluh terkait dengan keberadaan ikan tersebut, Warga yang biasa memancing di sungai karena hasil tangkapan didominasi ikan sapu-sapu dibanding ikan lokal.

“Warga merasa ikan lokal semakin berkurang karena sungai dipenuhi ikan sapu-sapu,” ujar dia.

Selain itu perilaku ikan sapu-sapu yang membuat lubang di tanggul sungai juga dikhawatirkan memicu erosi dan kerusakan bantaran sungai.

Untuk kedepannya Pemerintah Kabupaten Batang berencana melakukan evaluasi dan pemantauan di sejumlah wilayah perairan lainnya di Kabupaten Batang sebagai langkah lanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem sungai di daerah tersebut.

Penulis: LastriEditor: Omni Publika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *